MCK Tidak Menjadi Kendala Kegiatan LKS di Desa Kamal



MCK (Mandi,Cuci,Kaskus) adalah hal yang patut dipertimbangkan dalam kegiatan LKS Kecamatan Larangan  yang dislenggarakan di Desa Kamal, pada tahun ini.
Pasalnya selain kondisi air sungai yang kering, juga banyak masyarakat yang belum memiliki MCK di rumahnya.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Panitia  LKS Kecamatan Larangan Wastam SPd bahwa rumah-rumah yang memiliki MCK di Desa Kamal masih bisa dihitung  jari.

Baca juga : LKS Akan Diselenggarakan di Kamal

“Selain MCK semuanya sudah beres termasuk untuk masalah transeet. Nanti halaman rumah saya bisa untuk transete, termasuk  Madin (Madrsah Diniyah) dan Balai Desa Kamal. Bapak Kepala Desa Kamal dalam rapat kerja mempersilahkan Balaidesa untuk transete dan di sekitar komplek Balai Desanya untuk pelaksanaan upacara,” katanya

Sementara itu menurut Cariban,S.Pd selaku Seksi Humas (Hubungan Masyarakat) Kegiatan tersebut , mengatakan bahwa seluruh peserta tidak perlu khawatir akan masalah MCK.

“Setidaknya sudah ada 30 MCK yang siap digunakan, yaitu terdiri dari 7 MCK milik SD & SMP, dan yang 23 lainnya milik masyarakat sekitar diselenggarakannya  kegiatan. Mudah-mudahan MCK tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan semua peserta LKS” terangnya.

Dia juga menambahkan untuk  barung-barung sudah disiapkan memilih yang teduh-teduh agar anak tidak terlalu kepanasan.


Hal senada disampaikan Kepala Kwarran Larangan Sutardi,S.Pd , bahwa lokasi barung-barungnya sudah bagus.

“Saya sudah survai lingkungannya, terutama barung-barungnya sudah bagus”, katanya.
Dia juga berharap agar untuk mempermudah transeet , di depan rumah yang bisa digunakan untuk transeet perlu diberikan tulisan keterangan transeet, agar peserta mengetahui rumah atau bangunan tersebut bisa untuk transeet.

“Tidak ada identitas SD/MI mana dalam tulisan tersebut, siapa saja yang duluan datang bebas memilih tempat transeet yang diinginkan,” imbuhnya.

Previous
Next Post »
Thanks for your comment