Makna Lagu Indonesia Raya yang Penuh dengan Getaran Kebangsaan


Makna Lagu Indonesia Raya - Lagu Indonesia Raya merupakan ciptaan Wage Rudolf Supratman yang sangat membuat bangga kita semua sebagai warga negara Indonesia. Sebab dalam lagu Indonesia Raya ini mengandung niat, cita-cita luhur persatuan, kemerdekaan, dan peradaban yang maju serta kewajiban asasi untuk mewujudkan cita-cita tersebut bagi semua warga negara Indonesia.

Sejarah Penciptaan Lagu Indonesia Raya

W.R. Supratman via Tirto.id
Dilansir dari Tirto.id sore itu, W.R. Supratman yang selain merupakan sebagai seorang jurnalis juga adalah anak band itu tengah membaca surat kabar Timbul terbitan Solo. Putra pensiunan sersan KNIL ini lantas merasa tertantang oleh kalimat: "Alangkah baiknya kalau ada salah seorang pemuda Indonesia yang bisa menciptakan lagu kebangsaan Indonesia, sebab lain-lain bangsa semua telah memiliki lagu kebangsaannya masing-masing!".

Baca Juga :Daftar Lengkap Hari - Hari Nasional dan Internasional

Maka dipertengahan 1928, lagu Indonesia Raya akhirnya rampung. Dalam kongres pemuda ke II lagu Indonesia Raya pun akhirnya untuk pertama kali diperdengarkan di tengah khalayak, dengan gesekan merdu dari biola Supratman, yang saat itu bebarengan juga dengan lahirnya Sumpah Pemuda. Demikian Anthony C. Hutabarat dalam Meluruskan Sejarah dan Riwayat Hidup Wage Rudolf Soepratman: Pencipta Lagu Indonesia Raya (2001).

Baca Juga : Menyambut HUT Sumpah Pemuda : Mari Tingkatkan Semangat Juang dan Berkarya

Makna Lagu Indonesia Raya

Dilansir dari buku Pandu Bangsa 2008 adapun makna yang terkandung dalam lagu Indonesia Raya tersebut adalah sebagai berikut :

Indoneisa, tanah airku, tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu.

Makna lagu Indonesia Raya pada bait pertama ini, memiliki makna bahwa setiap "individu" warga negara Indonesia mempunyai hak asasi untuk berdiri di setiap jengkal tanah air dan hak untuk berjuang memajukan tanah air sampai titik darah terakhir sebagaimana amanat pencipta lagu ini.

Baca Juga : Jika Aku Adalah Indonesia

Bait ini pun memiliki makna bahwa setiap individu warga negara Indonesia mempunyai kewajiban asasi untuk menjadi "pandu ibuku". Pandu bermakna panutan atau teladan yang bertugas untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Ibuku artinya ibu pertiwi atau tanah air Indonesia dengan segala isinya yang harus dibela untuk terus hidup, bertahan, dan maju menuju Indonesia yang besar atau Indonesia Raya.

Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku.
Bangsaku, rakyatku, semuanya
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya.

Makna lagu Indonesia Raya pada bait ini adalah, bahwa setiap individu warga negara Indonesia, harus bertekad membangun "jiwanya" atau "rohnya", dan mengabdikan raganya untuk membangun negeri ini melalui karya nyata yang dipersembahkan untuk Indonesia agar menjadi besar di dunia Internasional. Jiwa yang sehat harus dipelihara di atas raga yang kuat.

Indonesia Raya, merdeka merdeka.
Tanahku, negeriku, yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka.
Hiduplah Indonesia Raya.

Makna lagu Indonesia Raya dalam bait ini memiliki makna yang besar. Dimana dalam bait ini Lagu Indonesia Raya menunjukan getaran kebangsaan agar Indonesia yang merupakan negara kepulauan terluas di dunia dengan berbagai potensi, sumber daya, letak geografi, etnik, budaya, dan kearifan lokal dapat bersatu, hidup, dan merdeka untuk mewujudkan peradaban yang tinggi dalam kejayaan dan bercita-cita luhur.

Ketika menyanyikan lagu INDONESIA RAYA sesungguhnya kita sedang BERIKRAR DAN BERDO'A.

Getar dan semangat lagu Indonesia Raya merupakan warisan berharga dari pendahulu kita-leluhur bangsa ini. Siapapun harus berdiri jadi pandu ibuku dengan cara membangun jiwa dan raga untuk membangun Indonesia dengan sebaik-baiknya yang telah ditunjukkan oleh setiap pemimpin yang berhasil.

Baca Juga : Sadarlah Indonesia, Sampai Kapanpun Kita Butuh Semangat Para Pahlawan

Siapa pun harus menghargai karya leluhur kita dengan berdo'a dan berbuat agar Indonesia Tanah Pusaka, menjadi tanah yang makmur dengan rakyat yang berjiwa atau berpekerti luhur atau berakhlak mulia yang selalu siap menjaga tanah yang suci dan sakti agar selalu berseri.
Oleh karena itu, aku berdiri menjaga Ibu Pertiwi, agar tanah ini berseri.

Karakteristik Manusia Sebagai Pandu
  • Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
  • Menjalankan amanah untuk menjaga keseimbangan alam dan penghuninya
  • Berperan, bertanggung jawab dan menjalankan kewajiban asasi untuk mewujudkan kesejahteraan bersama
  • Menghormati pahlawan dan ajaran pimpinan bangsa
  • Berperan aktif dalam pembangunan negara
  • Mencintai tanah air
  • Beradab
  • Berjiwa mandiri, dan mewujudkan sesuatu dengan penuh semangat, keyakinan dan ketabahan.





Previous
Next Post »
Thanks for your comment